Carlos Tevez Tepis Isu Hengkang ke Boca Juniors

Carlos Tevez Tepis Isu Hengkang ke Boca Juniors

Penyerang mungil berjuluk El Apache itu mengaku bahwa spekulasi kepulangannya menuju Boca Juniors yang terdengar belakangan ini, hanya sekedar bualan para Pers.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, Carlos Tevez memang sempat menuturkan keinginannya untuk kembali berkarir di Kampung Halaman, Argentina, dan bermain bersama mantan klubnya, Boca Juniors. Tapi media menarik kesimpulan terlalu cepat dengan mengatakan bahwa sang penyerang berusia 31 tahun tersebut bakal hengkang dari Turin dalam waktu dekat untuk kemudian bergabung kembali dengan Boca Juniors.

Kabar inilah yang dibantah Tevez, kepada La Gazzetta Dello Sports, mantan penggawa Manchester United dan Manchester City itu menegaskan bahwa fokusnya saat ini hanyalah pada sisa kompetisi musim 2014/15 bersama Juventus, yang mana Bianconneri telah berhasil menembus babak semifinal Liga Champions dan Final Coppa Italia, juga masih berada di puncak klasemen sementara Serie A Italia.

“Tidak ada apapun yang terjadi antara saya dengan Boca Juniors, belakangan ini Media memang terlalu banyak mengarang cerita. Saya sendiri menikmati waktu saya bersama Juventus dan ingin berkonsentrasi kepada target kami musim ini. Sekarang, kami harus terus berjuang sampai akhir musim karena sejatinya kami belum memenangkan gelar apapun”

“Kami senang bisa berada di Semifinal Liga Champions, namun masih banyak pertandingan di depan dan kami harus terus fokus sampai akhir musim nanti” Papar Top Skorer Serie A Italia tersebut yang telah mengoleksi 18 gol musim ini.

Buffon Tegaskan Juventus Belum Menangi Apapun Musim Ini

Buffon Tegaskan Juventus Belum Menangi Apapun Musim Ini

Menurut Kapten sekaligus Legenda Hidup Bianconeri itu, peluang treble Winner musim ini yang masih ada dalam genggaman Juventus bukanlah hal yang patut dirayakan secara berlebihan.

Memang, secara mengejutkan Juventus mampu kuasai tiga kompetisi Elit musim ini. Yang pertama, mereka masih digdaya pada klasemen sementara Serie A Italia musim ini dengan keunggulan 12 poin dari Rival terdekat, AS Roma dan Lazio. Sementara di ajang Coppa Italia, Bianconneri telah lolos ke babak final, tinggal menanti pertandingan versus Fiorentina. Sedangkan Di ajang Liga Champions, mereka baru saja pastikan tiket ke babak semifinal dan berjumpa dengan Real Madrid.

Ke babak semifinal UCL memang merupakan hal yang patut dirayakan Juventus, mengingat ini adalah pertama kali bagi mereka sejak tahun 2003 silam, akan tetapi Buffon menegaskan bahwa keberhasilan ini jangan dirayakan dengan cara yang berlebihan, karena faktanya sampai sekarang Juventus belum memenangi apapun.

“Saya harus menanti cukup lama untuk bisa kembali mencicipi tahap ini, namun demikian kami sama sekali belum memenangkan apapun, kami baru saja memasuki babak semifinal, dan itu saja”

“Tantangan besar sedang menanti di depan kami, dan kami baru saja berhasil melewati laga yang lebih mendebarkan ketimbang saat leg kedua perempat final melawan Borussia Dortmund (Dimenangkan Juventus dengan skor telak 0-3). AS Monaco lebih cerdas dan kami hanya unggul tipis, kesalahan kecil dalam laga seperti itu akan berakibat fatal, akan tetapi kami berhasil lolos” Ujar Buffon kepada Mediaset Premium.

Arsenal Memburu Gelar Penguasa FA Cup

Arsenal Memburu Gelar Penguasa FA Cup

Daratan Inggris memang tidak diragukan sebagai salah satu negara yang terkenal dengan permainan sepakbolanya yang apik. Salah satu tim raksasa Inggris yang tentunya anda ketahui adalah Arsenal. Tim yang didirikan pada tahun 1886, 129 tahun yang lalu ini merupakan tim yang tidak perlu lagi diragukan komposisi permainannya. Hal ini tentunya dapat tercermin dari beberapa torehan perhargaan dan piala yang diraih oleh tim ini seperti menjadi pemenang Premier League sebanyak 13 kali dan League Cup sebanyak 2 kali. Selain ajang pertandingan yang disebutkan sebelumnya, juga terdapat ajang FA cup yang mempunyai sejarah sendiri mengenai klub yang terkenal dengan lambang meriamnya ini.

FA cup atau yang dikenal dengan piala FA merupakan salah satu ajang pertandingan sepakbola bergengsi Inggris yang menerapakan sistem gugur dalam peraturan permainannya. Piala FA sendiri juga dikenal sebagai ajang kompetisi sepakbola tertua di dunia. Ajang kompetisi sepakbola yang satu ini pertama kali diadakan pada tahun 1871 hingga 1872 dengan 17 klub yang berkompetisi di dalamnya. The Gunners adalah salah satu tim sepakbola yang paling bersinar di liga ini setelah Manchester United yang memiliki rekor yang sama dalam memenangkan liga ini, yaitu sebanyak 11 kali. Kini Arsenal bermaksud mengukir kembali catatan kemenangan mereka di piala FA seperti layaknya musim 2013-2014 lalu, saat mereka berhasil memenangkan piala FA.

Harapan untuk kembali memenangkan piala bergensi FA saat ini seperti telah berada di pelupuk mata, setelah Arsenal berhasil menaklukan Reading pada sabtu 18 april lalu. Squad yang dilatih oleh Arsene Wenger ini berhasil menundukkan Reading dengan skor yang cukup tipis 2-1 di babak perpanjangan waktu. Berdasarkan catatan kemenangan The Gunners, ini adalah liga final kedua mereka setelah berhasil memenangkan piala FA musim lalu dengan mempermalukan Hull City dengan skor 2-1.

Setarik dan seiring dengan Arsenal, Villa juga berhasil memastikan tempat mereka dengan menaklukan salah satu tim raksasa Inggris Liverpool dengan skor mengejutkan 2-1. Pertemuan kedua tim merupakan kali pertama sepanjang perjalanan sejarah piala FA.

Menurut pengamatan dan survei, tentu tim asuhan Arsene Wenger ini adalah tim yang paling difavoritkan untuk memenangkan laga puncak piala FA yang akan diselenggarakan 30 Mei mendatang ini. Hal itu tentu bukan merupakan tebakan keberuntungan semata apabila mempertimbangkan beberapa data terkait rekor kemenangan Arsenal. Selain hal itu, catatan Villa yang berhasil mencapai laga puncak setelah laga puncak FA terakhir mereka 15 tahun yang lalu juga menjadi bahan survei lain bagi para football lover di dunia. Dan hal terakhir tentunya berhubungan dengan sosok bertangan dingin dibalik kesuksesan The Gunners, yaitu Arsene Wenger yang telah berhasil membawa Arsenal memenangkan 5 kali piala FA.

Kritik Pedas Fans Citizen untuk Yaya Toure

Kritik Pedas Fans Citizen untuk Yaya Toure

Manchester – Berbicara dan berbincang mengenai sepakbola tentunya tidak akan menarik tanpa membahas para pemain bintang yang ada di dalamnya serta berita yang menghampirinya. Kali ini, Yaya Toure menjadi salah satu bintang yang menjadi sorotan utama. Mengenal lebih spesifik mengenai Yaya Toure, ia adalah salah satu pemain sepakbola handal yang membela tim Manchester City. Pemain kelahiran 13 Mei 1989 ini memulai karirnya pada tahun 2001 di sebuah tim Beveran dengan torehan 3 gol dalam 70 kali catatan pertandingannya dan kemudian membela tim Manchester City pada tahun 2010 hinga sekarang.

Prestasi lain yang ditorehkan oleh pemain yang berusia 31 tahun ini yaitu pernah membela Pantai Gading dengan tergabung dalam squad Timnas sebagai pemain midfielder atau gelandang.

Berdasarkan torehan gol yang dimiliki Yaya Toure selama membela The Citizens yaitu sebanyak 33 gol selama 121 kali laga, tidak mengherankan apabila Yaya Toure dikatakan salah satu pemain pilar dalam squad City. Tetapi hal tersebut seakan berubah seiring dengan munculnya berbagai pemberitaan dan kritik pedas menyangkut merosot serta menurunnya permainan Yaya Toure di lapangan hijau. Meskipun merasa terluka akan kritik pedas mengenai performanya, pemain yang juga pernah membela tim Barcelona mengaku siap membantu tim berjuluk The Citizen ini di akhir musim.

Walaupun kabar dan berita yang kurang mengenakan tentang performanya menghampiri Yaya Toure, pada faktanya, ia baru saja berhasil mengakhiri catatan kekalahan Citizen dengan menundukkan West Ham denga skor telak 2-0 pada laga di Etihad 19 April yang lalu. Munculnya beberapa keraguan akan performa Yaya Toure sebenarnya dimulai setelah munculnya wacana dan isu yang menunjuk Yaya Toure dan Manuel Pallegrini sebagai sebab kekalahan beruntun Manchester City yang menurut isunya didalangi oleh para direktur Manchester City. Menurut kabar yang berkembang, kubu Pellegrini ini siap untuk melepas Toure di bursa pemain musim panas ini pada tim yang bersedia membayar sesuai dengan harga yang ditawarkan oleh City.

Isu mengenai The Citizens yang berkeinginan untuk melepas Yaya Toure sebenarnya telah banyak menarik perhatian klub besar seperti Inter Milan. Tetapi menurut informasi, klub Serie A Italia ini masih terganjal akan harga yang ditetapkan oleh tim Manchester City. Kembali membahas mengenai kekecewaan Yaya Toure, dalam suatu wawancara mengatakan bahwa ia sangat terluka dan kecewa akan kritikan para fans yang menginginkan ia untuk meningkatkan performanya dalam membela Manchester City.

Dibalik ungkapan kekecewaannya, ia juga mengomentari kritik pedas para fans dengan cukup bijak dengan mengatakan bahwa ia senang bermain bersama City dan ia akan membela The Citizens hingga akhir. Ia juga menambahkan bahwa ia berharap dapat menunjukkan komitmen dan rasa hormatnya kepada para fans yang telah mendukungnya di sini.

Premier League Sulit Dimenangi, Hart Khawatir City Tak Mampu Pertahankan Juara

Premier League Sulit Dimenangi, Hart Khawatir City Tak Mampu Pertahankan Juara

Manchester City diperkirakan akan gagal bahkan mustahil menjuarai ajang Premier League. The Citizens saat ini saja masih berada di peringkat empat di klasemen sementara. Gelar juara yang pernah diraih City beberapa tahun silam menjadikan sebuah beban bagi pemain-pemainnya. Namun menurut Hart, Kiper dari kubu Pellegrini ini, Premier League bukanlah sebuah ajang yang mudah dimenangi. Pernah menjadi juara bukan berarti lebih mudah untuk bersaing. Pada kenyataannya lawan semakin memperkuat timnya ketika melawan City sehingga membuat City kalah dengan berada di peringkat empat klasemen. Dengan demikian maka jelaslah mungkin tahun ini Manchester City tidak akan bisa memenangi Premier League. Tahun lalu pun City juga tidak berhasil memenangi Premier League dikarenakan kalah dari The Red Revils yang merupakan tetangganya sendiri.

Menurut Hart, Manchester City memiliki pemain-pemain yang bagus namun dalam Premier League ini memang permainan timnya belum bagus. Hart juga mengatakan bahwa timnya juga klubnya telah melakukan berbagai macam cara untuk bisa mengembangkan permainannya di liga tersebut, namun seperti halnya liga lain yang bisa mengalami kegagalan, begitulah City di liga Premier League ini. Permainan yang buruk memang kerap terjadi pada setiap tim sepak bola dan itu bukanlah hal yang mengejutkan.

The Citizens akhir-akhir ini memiliki hasil negatif. Dalam 10 pertandingan saja, City sudah kalah 6 kali dan hanya mampu memenangkan sebanyak 4 kali. Label juara yang pernah diperoleh kubu Pellegrini tidak menjamin mereka akan bisa meraih kembali juara tersebut karena persaingan yang semakin ketat dari lawan-lawannya. Manchester City sendiri sudah banyak berusaha semaksimal mungkin untuk tampil terbaik di liga tersebut. Berbagai pertemuan dilakukan dan juga banyak melakukan pembenahan diri serta berbicara dengan manager namun apa daya semua hasilnya ternyata tidak semaksimal usahanya.

Hart sendiri disebut-sebut kiper yang fenomenal oleh Messi. Berkali-kali mematahkan serangan Messi membuatnya semakin dikenal sebagai kiper fenomenal. Telah 4 kali ia berhasil mematahkan serangan Messi. Menurut Messi sulit mencetak gol di gawang yang dijaga oleh Hart. Namun Hart sendiri menampik pujian tersebut, baginya semua itu hanya keberuntungan. Pada kenyataannya pula Hart memiliki prestasi yang naik turun. Tak jarang pula ia menjadi kiper cadangan karena kemampuannya yang menurun.

Namun meski demikian, Hart merupakan anggota tim yang baik. Ia selalu optimis dengan timnya, bahwa timnya memiliki kemampuan yang bagus namun memang di berbagai kesempatan belum bisa mengeluarkannya secara maksimal. Seperti contohnya di Premiere League. Ia tidak menyatakan kekecewaannya ketika ditanyai wartawan namun ia justru memberikan komentar yang membangun bahwa anggota timnya bukanlah tim yang buruk, mereka adalah tim yang baik, hanya kurang maksimal perjuangannya.

Mangala Akan Terus Bela Manchester City

Mangala Akan Terus Bela Manchester City

Mangala berasal dari Perancis dan saat ini bergabung di Manchester City. Ia bergabung di The Citizens pada 2014 lalu dengan nilai transfer sebesar hampir 32 juta pounsterling. Karirnya di pesepakbolaan dunia masih belum bisa dikatakan unggul, namun diumurnya yang ke 24 ini tentunya Mangala masih bisa terus mengembangkan kemampuannya. Baru bergabung di City juga membuatnya terus beradaptasi. Di awal-awal pertandingan Ia banyak duduk di bangku cadangan namun kini ia telah bisa menemukan iramanya di Manchester City. Mangala juga memiliki kelakuan yang baik dan jarang melakukan kesalahan sehingga menjadikan nilai plus untuk Mangala.

Mangala tidak selalu menjadi starter di Manchester City. Ia dinilai memiliki permainan yang tidak meyakinkan sehingga kerap kali ia di tempatkan di bangku cadangan. Tetapi pada permainannya melawan West Ham United yang sangat baik mendapat pujian termasuk dari para suporter Manchester City. Ia bersama Demichelis mampu secara kompak membawakan kemenangan bagi kubu Pellegrini yaitu 2-0. Rekan setimnya mengatakan bahwa memang susah untuk beradaptasi ketika baru bergabung dengan tim, begitu pula dengan Mangala. Namun sekarang Mangala telah mampu menunjukkan dirinya yang sebenarnya.

Penampilan Mangala kini semakin membaik dan diperkirakan akan terus meningkat. Keseriusan Mangala dalam menekuni dunia sepak bola diperlihatkannya melalui peningkatan-peningkatan prestasi yang terus ia coba lakukan. Ia memiliki motivasi yang besar dalam meniti karirnya di dunia sepak bola. Adalah Daniel, kakak dari Eliaquim Mangala yang telah mengalami kecelakaan parah dan lumpuh yang menjadi motivasi terbesarnya dalam berkarir di dunia ini. Kakak Eli, begitu panggilannya memiliki mimpi menjadi pemain sepak bola. Namun sangat disayangkan kakaknya yang lumpuh membuat mimpinya hancur. Mangala kini meneruskan mimpi kakaknya itu dan terus berkarir di dunia sepak bola.

Dengan motivasi yang besar itu Mangala berharap ia bisa terus berkembang dan mampu menjadi pemain terbaik. Ia ingin memberikan segala yang terbaik di setiap laga yang diikutinya di semua agar The Citizens. Begitu besar kasih sayangnya pada sang kakak sehingga ia berjanji demi kakaknya tersebut ia akan terus berusaha menjadi yang terbaik sejauh yang ia bisa. Dengan semakin membaik permainannya di tim asuhan Manual Pellegrini tersebut, maka harapan tersebut akan mungkin untuk Ia raih suatu hari nanti. Dengan semangat yang tinggi maka ia akan mungkin melakukan apapun yang ia harapkan.

Mangala mengatakan bahwa semua pemain sepak bola selalu ingin menjadi yang terbaik bagi timnya, namun tidak semua rencana yang diharapkan tersebut akan terjadi. Kebanyakan pesepakbola menjadi frustasi akibat berbagai masalah yang menimpanya sehingga menurunkan performa dirinya. Dengan awal mainnya yang tidak terlalu bagus di City sampai akhirnya ia mampu bermain dengan baik.

Harry Kane mencetak 30 Gol di Satu Musim

Harry Kane mencetak 30 Gol di Satu Musim

Ucapan selamat diberikan oleh bosnya, Mauricio Pochettino setelah ia berhasil mencetak 30 gol pada musim ini. Pochettino berkata bahwa Kane seharusnya mentraktir timnya atas keberhasilannya meraih prestasi tersebut. Kane menjadi pemain pertama dalam 23 tahun ini yang mencetak 30 gol setelah 23 tahun sebelumnya Gary Lineker berhasil mencetak 35 gol dalam satu musim pada 1991/1992 untuk klub The Lilywhites. Kane kini menjadi pemain yang subur di Inggris. Dengan umurnya yang masih 21 tahun itu Kane telah menorehkan prestasi yang luar biasa. Jumlah gol yang dihasilkan bahkan tak sebanding dengan pemain-pemain top Inggris.

Prestasi Kane mendapatkan sambutan yang sangat baik dari bosnya. Pochettino memberikan selamat kepada Kane yang mampu mencetak banyak gol dalam satu musim dan semakin melambungkan klubnya, Spurs. Terkait gurauan bosnya tentang mentraktir tim, Kane juga berpendapat bahwa ia akan mentraktir timnya. Ia mengatakan bahwa timnya telah banyak membantunya mencetak banyak gol dan ia merasa berterimakasih atas kekompakan timnya itu.

Awalnya ketika mencetak gol ke 20 Kane menempatkan target untuk mencapai 30 gol dalam musim tersebut. Ternyata patokannya itu menjadi kenyataan dan ia sangat senang dengan pencapaiannya tersebut. Ia bertekad akan mematok yang lebih tinggi lagi untuk musim berikutnya. Namun demikian ia tidak memberitahu dengan jelas berapa kira-kira angka yang diharapkannya di musim mendatang. Kane merahasiakan hal tersebut dari media dan menyimpannya sendiri.

Kane yang masih muda umurnya saat ini menjadi pemain sepak bola terbaik di Inggris. Ia bahkan meraih dua trofi dua bulan berturut-turut sebagai pemain terbaik sehingga namanya mampu bersejajar dengan pesepak bola kelas atas seperti Critiano Ronaldo, Robbi Fowler, dan Dennis Bergkamp. Prestasinya yang luar biasa dengan banyaknya gol yang dihasilkan oleh Kane menjadikannya semakin popular di kancah sepak bola Inggris. Dengan semakin meningkat kemampuannya tak lantas membuat Kane sombong akan pencapaian yang didapatkannya. Ia masih terus optimis meskipun di bulan Maret lalu hanya mencetak dua gol, ia masih optimis akan mencetak gol lebih banyak di bulan April ini.

Kepribadiannya yang baik menjadikan Kane stabil secara mental sehingga ia mampu bermain maksimal di lapangan tanpa membuat banyak masalah. Dengan predikat sebagai pemain terbaik, Kane tetaplah pribadi yang juga baik, memiliki optimisme dan rasa percaya diri yang tinggi. Ia termasuk orang yang sabar dalam menunggu kesempatan datang padanya. Baik di luar maupun dalam lapangan Kane selalu menjaga sikapnya terbukti dengan jarangnya berita-berita negatif tentangnya di media-media masa dan banyaknya berita positif seputar prestasinya yang membanggakan. Kane diharapkan bisa terus membuat lebih banyak gol dari itu dalam satu musim.

Luis Enrique Kagumi Pencapaian 400 Gol Lionel Messi

Luis Enrique Kagumi Pencapaian 400 Gol Lionel Messi

Luis Enrique, pelatih anyar Barcelona ini mengagumi pencapaian 400 gol yang baru saja diraih pentolan tim nya, Lionel Messi dalam laga kontra Valencia.

Ya, Pertandingan melawan Valencia akhir pekan kemarin di Estadio Camp Nou, benar-benar berlangsung dengan sengit. Barca lebih dulu memimpin lewat gol cepat Luis Suarez di menit ke-1, kemudian Messi menggandakan keunggulan di masa injury Time babak kedua dengan melakukan solo run dari tengah lapangan. Nah, sebiji gol yang dicetak La Pulga itu ternyata adalah gol ke-400 nya untuk Barcelona di semua ajang kompetitif. Nah, terkait pencapaian itulah, Luis Enrique melontarkan pujian dan kekagumannya kepada Messi.

“Lionel Messi berada dalam kondisi terbaiknya, dia telah menunjukkan performa yang sangat bagus, dan mencetak 400 gol merupakan angka yang sangat tidak mungkin untuk bisa diraih”

“Sulit membayangkan pemain lain bisa mencatatkan rekor yang sama, dan angka tersebut sangatlah unik, juga bukan sekedar angka yang bisa diulang” Ujar Enrique kepada kepada pers jelang laga melawan Paris Saint-Germain.

Dari 400 gol yang telah berhasil dia cetak, 278 diantaranya tercipta di ajang La Liga Spanyol, kemudian 75 di ajang Liga Champions, sisanya tercipta di Copa Del Rey, Piala Super Eropa dan Piala Dunia antar klub.

Tentu saja produktivitas Messi diharapkan bisa terus berlanjut dalam lanjutan leg kedua babak perempat final liga Champions versus paris Saint-Germain yang akan berlangsung pada Rabu dinihari besok (22/04).

Karim Benzema juga Dipastikan Absen Lawan Atletico Madrid

Karim Benzema juga Dipastikan Absen Lawan Atletico Madrid

Absen nya Benzema melengkapi badai cedera yang dialami Real Madrid, mereka dipastikan tampil tanpa skuat andalan saat melakoni leg kedua perempat final Liga Champions kontra Atletico Madrid.

Pelatih Carlo Ancelotti terpaksa harus kembali memutar otaknya untuk menyiasati skuat yang bakal ia turunkan dalam pertandingan leg kedua perempat final Liga champions melawan Atletico Madrid di Estadio Santiago Bernabeu, kamis dinihari mendatang, 23 April 2015. Bagaimana tidak ? Karim Benzema yang selama ini menjadi andalan Don Carletto di lini depan dipastikan tidak bisa tampil dalam pertandingan nanti menyusul cedera yang membuat penyerang Prancis harus menepi.

Seperti diketahui, Benzema sebenarnya sudah absen dalam pertandingan melawan Malaga akhir pekan lalu yang berakhir dengan kemenangan Los Blancos, tapi dia gagal pulih tepat waktu, sehingga tidak bisa mengikuti sesi latihan jelang bentrok melawan atletico Madrid terkait cedera lutut kanan.

Tentu saja, Cedera yang dialami Benzema membuat Ancelotti harus mengandalkan Cristiano Ronaldo sebagai penyerang tengah. Tidak hanya itu saja, Isco dan Chicarito kemungkinan besar akan turun menemani CR7 guna menggantikan Peran Benzema dan Bale yang sedang cedera.

Di lini tengah, Modric juga absen, dan mungkin dia bisa digantikan oleh Assier Illaramendi atau Lucas Silva. Sedangkan di lini belakang, Marcelo tidak bisa bermain karena akumulasi kartu kuning. Mungkin, pertandingan nanti akan berlangsung cukup berat, tapi patut dinantikan bagaimana siasat Ancelotti menghadapi Badai cedera dalam skuatnya.

James Rodriguez Ungkap Ambisi Raih Sukses di Madrid

James Rodriguez Ungkap Ambisi Raih Sukses di MadridJames Rodriguez Ungkap Ambisi Raih Sukses di Madrid

Gelandang andalan Real Madrid, James Rodriguez menuturkan ambisinya untuk meraih kesuksesan, bukan hanya di musim ini, tapi juga di sepanjang karirnya bersama Los Blancos.

Ya, Seperti yang kita ketahui, Gelandang 21 tahun asal Kolombia itu baru saja pulih dari cedera yang menimpanya cukup lama. Akibat cedera tersebut, James sempat melewatkan beberapa pertandingan penting bersama Real Madrid, namun setelah pulih dia akhirnya kembali menunjukkan performa terbaik. Hal ini diharapkan James tak terulang lagi di masa mendatang, mantan penggawa AS Monaco tersebut merasa terganggu dengan cedera panjang yang menerpanya.

“saya rasa saya sudah kembali ke performa terbaik saya, sebelum cedera, saya bisa mencetak gol kemudian bermain bagus, dan sekarang menurut saya saya telah kembali di level yang sama”

“Saya ingin terus seperti ini, saya ingin terus membantu dan mengandalkan karakter saya untuk membantu tim meraih hasil terbaik. Saya ingin melangkah sejauh mungkin kemudian memenangkan trofi bersama klub ini juga memabntu klub untuk meraihnya”

“Saya sendiri merasa akan berada di Real madrid dalam waktu yang lama, karena itulah saya ingin terus menunjukkan penampilan terbaik di Setiap kesempatan. Mimpi saya adalah berada di sini untuk waktu yang lama”

“Saya ingin mencetak gol dan saya ingin berjalan mudah juga bisa membantu tim lebih banyak, karena demikianlah karakter saya” Papar James kepada reporter setempat.